Berikut 10 Tanda Kalau Kamu Kecanduan Kartu Kredit
Ibarat dua sisi mata uang. Jika dipergunakan dengan bijak, kartu kredit
bisa jadi penyelamat dan bikin pengeluaran
kita lebih hemat lewat berbagai promo menarik yang ditawarkan. Tapi jangan
salah, kalau kelewatan, kartu kredit bisa jadi sumber bencana bagi penggunanya.
Bukan saja merusak reputasi, tapi juga membuat penggunanya kehilangan harta
benda yang habis untuk bayar hutang. Kemudahan dalam pengajuan aplikasi kartu
kredit membuat sebagian orang kecanduan kartu kredit. Berikut 10 tanda kalau
kamu kecanduan kartu kredit.
1. Kamu Jadi
Malas
Kamu jadi
malas bekerja karena menganggap kartu kredit sebagai solusi keuangan
alias second income.
Padahal kamu hanya menunda pembayaran yang akan ditagihkan pada bulan
berikutnya.
2. Gesek,
Gesek, dan Gesek Terus
Kamu
memiliki lebih dari tiga kartu kredit dari bank yang berbeda dan semuanya kamu
pergunakan secara bergantian. Ingat ketika kamu bertransaksi dengan uang tunai,
kamu akan "sadar" berapa uang yang telah kamu habiskan.
3. Kamu Jadi
Impulsif Saat Lihat Kata SALE
Kata
"SALE" tidak benar-benar "SALE". Kamu merasa akan lebih
hemat jika kamu berbelanja ketika sedang ada diskon. Dan ketika tidak ada uang
di tangan, kamu menggunakan kartu kredit sebagai alternatif. Akibatnya
pengeluaran kamu menjadi membengkak dan tidak terkontrol, padahal kamu tadinya
ingin berhemat.
4. Selalu
Bayar Tagihan pada Jumlah Minimum
Selalu
membayar tagihan pada jumlah minimum akan membuat hutangmu semakin berlipat
ganda. Hutang kartu kredit adalah hutang dengan bunga majemuk, yang artinya
akan terakumulasi pada bulan-bulan berikutnya. Apalagi jika kartu kredit itu
masih kamu gunakan. Bisa dibayangkan jumlah tagihan yang makin hari, makin
membengkak.
5. Kamu
Tidak Punya Tabungan
Semua uangmu
habis untuk bayar tagihan yang tak kunjung berhenti. Jangankan untuk menabung,
untuk membayar cicilan hutang saja tak cukup.
6. Kamu Dikejar
Debt Collector
Karena
terlambat membayar tagihan, debt
collector mulai menelepon ke kantor atau ke ponselmu. Bukan hanya
reputasi dan nama baikmu yang rusak, tapi kredibilitasmu juga akan
dipertanyakan.
7. Semua Kartu Kredit Kamu Over Limit
Wajar ketika salah satu kart kreditmu over limit. Mungkin kamu
sedang ada kebutuhan mendesak, dan itulah fungsi kartu kredit. Tapi jika semua
kartu kreditmu over limit, kamu dalam masalah besar. Itu tanda kalau kamu
selalu merasa "punya uang".
8. Melunasi Hutang dengan Berhutang
Orang yang
kecanduan kartu kredit selalu merasa kurang dengan semua kartu kredit yang
sudah ia miliki, karena masih merasa perlu persediaan dana. Bahkan jalan
pintas, seperti KTA, dipilih untuk melunasi tagihan kartu kredit.
9. Kamu Berbohong Mengenai Hutangmu
Kamu merasa
takut ketika orang lain menanyakan jumlah tagihan kartu kreditmu. Umumnya orang
yang kecanduan kartu kredit melakukan hal ini, mereka menyimpan masalah mereka
sendiri. Masalah itu ibarat bom waktu, yang bisa merusak hubungan dengan
orang-orang terdekat jika tidak segera diselesaikan.
10. Namamu Masuk Blacklist BI
Karena sudah terlalu sering terlambat melakukan pembayaran atau bahkan
tidak membauar tagihan, nama kamu masuk dalam daftar blacklist BI.
Jika sudah begini, kamu akan kesulitan jika kamu akan mengajukan kredit
nantinya.
Masalah hutang kartu kredit yang menumpuk tidak bisa dihadapi sendiri.
Kamu butuh saran dan bantuan dari orang yang tepat untuk bersama-sama
menyelesaikan masalah. Saat ini, mungkin kamu dalam usia muda, produktif, dan
sanggup bekerja dari pagi hingga larut malam. Tapi seiring dengan bertambahnya
usia, kemampuan dan kelincahan akan menurun. Jadi jangan sampai kamu
menghabiskan masa mudamu hanya untuk membayar hutang, apalagi yang bersifat
konsumtif, karena kamu masih butuh uang, apalagi setelah kamu menikah, punya
anak, lalu kamu pensiun. Hidupmu tidak hanya untuk saat ini saja.

Komentar
Posting Komentar