Postingan

Everyone is a Blessing

Gambar
Empat tahun yang lalu.... Tepat empat tahun yang lalu. Di kali pertama aku merantau ke ibukota. Berbagai perasaan berkecamuk saat itu. Kemacetan, keruwetan, target di kantor, budaya baru, dan berbagai macam orang yang kutemui memaksaku untuk bisa beradaptasi dengan cepat. Hingga akhirnya waktu mempertemukan kita. Aku percaya tidak ada sesuatu yang kebetulan.  Jujur, aku merasa sebagai orang yang paling menderita di dunia sebelum mengenalmu. Mungkin itulah sebabnya Tuhan mempertemukan kita. Kita ini sebelas-dua belas , ya begitu kata-katamu saat pertama kali dulu.  Aku belajar banyak darimu... Aku belajar banyak darimu. Tentang bagaimana bertahan hidup. Bagaimana bersyukur, bahkan dalam keadaan yang tak menguntungkan sekalipun. Daya juangmu, empatimu, dan satu lagi, ketulusanmu membuatku tak bisa berhenti mengagumimu. Banyak yang kita lewati bersama. Perjuangan membangun sesuatu dari nol bagiku lebih romantis dibandingkan menghabiskan waktu dengan bersenang-se...

Posisi Indonesia pada Fenomena Flying Geese

Gambar
Kesuksesan Tax Amnesty membuka pintu masuk bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi di Indonesia. Faktanya yang terjadi saat ini adalah jumlah dana yang masuk ke Indonesia dari tax amnesty sebesar 3600 triliun rupiah, di mana jumlah yang ditargetkan adalah sebesar 12.000 triliun rupiah. Hal itu dikemukakan oleh Tony Prasetiantono dalam Conference & Expo Indonesia Knwoledge Forum V, yang berlangsung tanggal 6-7 Oktober 2016 di Ritz Carlton Pacific Place Hotel, Jakarta.  Masalah yang terjadi pada Indonesia saat ini terjadi karena Indonesia terlalu bergantung pada komoditas dan kurangnya diversifikasi.Untuk itu dengan adanya tax amnesty , maka diharapkan pemerintah dapat "memanggil uang untuk pulang kembali ke Indonesia". Karena selama ini dana tax amnesty berpusat di Singapore, mengingat Singapore menerapkan tax split yang rendah, sehingga orang berlomba-lomba menaruh uang di sana.  Di tengah kondisi krisis dunia, yang disebabkan turunya harga minyak, Ind...

Yohanes Surya: Tidak Ada Manusia Yang Bodoh

Gambar
Saya berkesempatan untuk bisa hadir dalam Conference & Expo Indonesia Knowledge Forum V - 2016, yang berlangsung pada tanggal 6-7 Oktober 2016 di Ritz Carlton Hotel-Pacific Place Jakarta. Salah satu pembicara inspiratif pada event tersebut adalah Yohanes Surya, seorang fisikawan Indonesia yang telah berhasil membawa anak-anak bangsa menjuarai berbagai olimpiade sains tingkat internasional.  Bagi Yohanes Surya, tidak ada manusia yang bodoh karena strukur otak manusia pada awalnya sama. Orang menjadi jenius karena banyak sel-sel syaraf yang terhubung, dan yang membedakan antara orang yang jenius dan yang tidak adalah proses. Untuk menjadi seorang yang kreatif, diperlukan 3 proses yaitu : Saturasi   : merupakan tahap dimana banyak informasi yang masuk lalu diterima oleh otak Inkubasi      : tahap pengeraman ide Iluminasi    : pencerahan Ketiga proses tadi jugalah yang diterapkan oleh Yohanes Surya untuk mengajar anak didiknya, ter...

Kenyamanan Bukan Jaminan Keamanan

Gambar
Menerima pendapatan tetap tiap bulan, dikelilingi orang-orang bersahabat, mampu membeli barang yang diinginkan, berlibur secara rutin merupakan hal yang didambakan setiap orang. Sebagian menyebutnya dengan zona nyaman. Zona nyaman memberikan keamanan secara mental, mendapatkan keuntungan secara jelas, serta kebahagiaan, tingkat stres dan kecemasan yang rendah. Alhasil tak jarang orang terlena dalam kedaaan yang dianggap “aman” karena merasa nyaman. Dan mereka baru tersadar saat kondisi benar-benar dirasa “tidak aman”. Sebagai contoh, banyak orang menghabiskan uang untuk gaya hidup sewaktu muda dan lupa kalau mereka akan mengalami masa pensiun. Itulah sebabnya mengapa sebagian besar orang justru mengalami penurunan kualitas hidup pada masa di mana mereka harusnya beristirahat. Bahkan ada yang terpaksa masih harus bekerja hanya untuk menyambung hidup esok hari. Realita tersebut sejalan dengan data statistik BPS, yang menyatakan bahwa , usia harapan hidup masyarakat Indonesia pad...

The Power of Waiting

Gambar
Setiap orang pernah menunggu. Menunggu antrian, menunggu seseorang, menunggu kesempatan, menunggu cinta, dan banyak hal lain. Berbagai pandangan muncul ketika mereka ditanya seputar arti “menunggu”. Sebagian berpedapat jika menunggu itu menyenangkan, tapi tak sedikit pula yang berpendapat kalau menunggu itu menyebalkan. “It is very strange that the years teach us patience – that the shorter our time, the greater our capacity for waiting.” ― Elizabeth Taylor, A Wreath of Roses I don’t like to wait. No, let’s be completely frank: I despise waiting. Banyak orang benci menunggu. Kenyataannya menunggu tak sepenuhnya sia-sia. Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari aktivitas “menunggu”. 1.Manajemen Waktu Menunggu memerlukan waktu. Dan tak jarang waktu seharian habis hanya gara-gara menunggu. Di sini diperlukan pengaturan waktu jika tak ingin banyak kegiatan terbengkalai karena menunggu. 2.Belajar Cara Menghargai Orang Lain Kebayang dong  menghabiskan waktu ...

Berikut 6 Kebiasaan Kecil yang Membuat Kamu Sulit Kaya

Gambar
Niat awal menabung, tapi apa daya uang selalu habis di tengah bulan dan tabungan yang diharapkan tak kunjung terkumpul. Ini 6 kebiasaan kecil yang membuat kamu sulit kaya. 1.Beli Barang Diskon Nggak  semua barang berlabel "diskon" benar-benar diskon. Diskon memang bisa membantu menghemat pengeluaran. Tapi kalau kamu beli barang diskon tanpa terencana apalagi hanya karena lapar mata, pengeluaran kamu akan membengkak karena kebiasaan ini. Coba cermati dan bedakan antara kebutuhan dan keinginan, karena belum tentu barang yang sedang diskon memang kamu butuhkan. 2.Beli Barang Murah Barang murah bukan  berarti murahan. Hanya saja, kita tidak bisa memnggunakan prinsip ini untuk membeli semua jenis barang. Sebagai contoh, coba bandingkan membeli sepatu harga 80 ribu dengan sepatu harga 200 ribu. Kualitasnya berbeda bukan? Kadang kita memaksakan membeli barang murah, tetapi ketika barang tersebut rusak, uang yang kita keluarkan akan lebih banyak lagi. 3.Makan...

Merana di Tanggal Tua? Stop Lakukan Kebiasaan Berikut

Gambar
Menghitung hari menuju tanggal gajian. Sedih melihat saldo di atm yang sudah sangat menipis. Agaknya berapapun gaji yang didapat selalu habis dalam sekejap. Belum lagi debt collector yang tak bosan-bosannya menelepon ke kantor karena tagihan kartu kredit yang tak kunjung dibayar. Malu dan kesal, tapi apa daya semua sudah terjadi. Begitu cerita salah seorang teman yang menurut saya cukup memprihatinkan. Usut punya usut ternyata ia memiliki beberapa kebiasaan buruk yang menguras kantong, hingga gajinya habis hanya untuk berbelanja. Berikut 5 kebiasaan yang menjadi penghalang untuk bisa merdeka di tanggal tua. Membeli Barang yang Diinginkan, Bukan Dibutuhkan Seringkali kita tergoda hanya karena melihat tulisan "SALE", padahal sebenarnya barang-barang itu tidak benar-benar diskon. Jika kamu terus-menerus menuruti keinginanmu, bukan  nggak mungkin ujung-ujungnya kantong jebol karena kebanyakan belanja. Menggunakan Kartu Kredit Sebagai Uang Cadangan Menggesek kar...